Pada volume 2 ini,kita akan membahas kaitan filsafat dan iman di abad ke-20, kaitan kekristenan dan filsafat serta nilai tugas filsafat iman kristen
Jika filsafat mewakili usaha manusia yang tidak habis-habisnya mencari kebenaran, bukankah ini berarti belum pernah memperoleh jawaban yang tuntas? Buku ini mendorong para intelektual mengkaji ulang pertanggungjawaban kita sebagai orang kristen. Buku ini membahas gejolak filsafat mulai abad pertengahan hingga abad 19.
Bagaimana relasi antara Kebenaran Kristen dengan ""human learning""? Filsuf Arthur F. Holmes berpegang pada proposisinya yang mengatakan bahwa segala kebenaran - di manapun itu ditemukan - bersumber dari Allah. Terlalu banyak orang Kristen maupun non-Kristen ""menceraikan"" masalah rohani/sakral dengan duniawi/sekuler, serta melihat kebenaran sebagai hal yang relatif dan menolak konsep ke…
"Kebenaran dulu selalu didasarkan pada rasio. Sekarang tidak lagi. Apa yang kita rasakan dianggap sebagai sumber terbenar dari realitas. Meskipun kita terobsesi dengan hal-hal emotif dan eksperiensial, kita masih menghadapi masalah eksistensial yang selalu hadir - kecemasan, keputusasaan, dan ketiadaan tujuan. Bagaimana kita bisa sampai seperti ini? Dan di mana bisa menemukan jalan keluarnya…
Orang Kristen tidak seharusnya merasa rendah diri berkenaan dengan integritas iman intelektual mereka. Mereka juga seharusnya mengerti bahwa iman Kristen adalah iman yang rasional. Buku ini membahas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan filosofis yang berimplikasi bagi kebenaran atau rasionalitas kepercayaan agama yang perlu kita ketahui.